Earn the rewards with Arummi at T&S Club

tnsclub

Earn the rewards with Arummi at T&S Club

benefit of cashew for blood sugar

Mengeksplorasi Manfaat Kacang Mede untuk Gula DarahĀ 

Saatnya menggali keajaiban lain yang tersembunyi dalam kacang mede! Jauh dari sekadar lezat, ternyata kacang mede juga punya peran istimewa dalam menjaga kesehatan gula darah. Ayo telusuri lebih dalam bagaimana kacang mede bisa menjadi penyelamat gula darah kita!

Kandungan Gizi Kacang Mede

Berdasarkan database Food Data Central dari US Department of Agriculture dan dan temuan penelitian yang mencakup 11 sampel cashew dari 6 negara, dapat diidentifikasi nilai gizi dalam 100 gram kacang mede mentah sebagai berikut:

  1. Energi: 565 kkal
  2. Protein: 17,4 gram
  3. Lemak: 38,9 gram
  4. Karbohidrat: 36,3 gram
  5. Serat: 4,1 gram
  6. Kalsium: 42 mg
  7. Zat besi: 5,9 mg
  8. Magnesium: 251 mg
  9. Fosfor: 532 mg
  10. Kalium: 638 mg
  11. Natrium: 5 mg
  12. Zinc: 5,07 mg
  13. Tembaga: 2,22 mg
  14. Mangan: 1,95 mg
  15. Selenium: 20,7 mcg
  16. Vitamin B1: 0,47 mg
  17. Vitamin B2: 0,02 mg
  18. Vitamin B3: 1,31 mg
  19. Vitamin B5: 0,77 mg
  20. Vitamin B6: 0,39 mg
  21. Vitamin B8: 33,6 mcg
  22. Vitamin B9: 39,1 mcg
  23. Vitamin B12: 0,06 mcg
  24. Vitamin C: 0,12 mg
  25. Vitamin E: 5,8 mg

Manfaat Kacang Mede untuk Gula Darah

Tingginya kadar gula darah dapat menjadi petunjuk adanya resistensi insulin dan juga merupakan faktor risiko utama dalam munculnya diabetes tipe 2. Oleh karena itu, pengelolaan tingkat gula darah menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan resistensi insulin serta diabetes.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang mede setiap hari dapat memberikan dampak positif dengan menurunkan kadar insulin pada penderita diabetes tipe 2. Namun, untuk memvalidasi temuan ini, diperlukan penelitian lebih lanjut yang melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi penelitian yang lebih lama.

Berikut ini beberapa alasan Kacang mede dapat berkontribusi positif dalam menjaga keseimbangan kadar gula darah:

1. Indeks Glikemik dan Beban Glikemik yang Rendah 

Indeks Glikemik (IG) dan Beban Glikemik (BG) adalah dua konsep yang berkaitan dan digunakan untuk menilai pengaruh makanan terhadap kadar gula darah.

Indeks glikemik mengukur seberapa cepat makanan dapat meningkatkan gula darah setelah dimakan. Makanan dengan indeks glikemik rendah biasanya memiliki nilai di bawah 50. Kacang mede memiliki indeks glikemik sebesar 25.Makanan dikategorikan memiliki beban glikemik rendah jika skornya di bawah 10.

Kacang mede memiliki beban glikemik sebesar 3,1 dan indeks glikemik sebesar 25, sehingga indikasinya adalah kenaikan gula darah yang lebih rendah setelah konsumsinya.

2. Kandungan Serat yang Tinggi

Serat adalah bagian makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Berbeda dengan karbohidrat lain, serat tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Selain itu, konsumsi serat juga dapat menyebabkan tubuh lebih responsif terhadap insulin, yang membantu mengontrol gula darah agar tetap stabil.

3. Kandungan Mineral yang Penting untuk Kesehatan Tubuh 

Meskipun diperlukan dalam jumlah sedikit, mineral memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan tubuh. Beberapa mineral pada kacang mede memiliki hubungan dengan gula darah yang perlu diperhatikan:

a. Kalsium 

Keseimbangan kalsium sangat vital untuk resistensi insulin dan sekresi insulin. Keseimbangan yang terganggu, terutama pada individu dengan diabetes, dapat memengaruhi regulasi sel dan memperburuk masalah komplikasi pada pembuluh darah.

b. Zinc 

Zinc memainkan peran penting dalam mengatur berbagai proses, termasuk menjaga keseimbangan gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar zinc yang rendah dapat meningkatkan risiko diabetes atau komplikasinya, namun hasil penelitian yang berbeda membuat diperlukannya penelitian lebih lanjut.

c. Selenium 

Selenium melindungi sel tubuh dengan fungsi antioksidan. Penelitian menunjukkan bahwa tambahan selenium dapat membantu mencegah penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2. Namun, temuan penelitian yang berbeda membuat perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungannya.

Walau terdapat perbedaan dalam hasil penelitian mengenai mineral-mineral tersebut, kacang mede tetap merupakan pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi. Penting untuk tetap menjaga keseimbangan asupan zat gizi tersebut dalam tubuh dengan menghindari konsumsi berlebihan.

Tips Konsumsi Kacang Mede yang Aman untuk Gula Darah

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar dapat menikmati kacang mede tanpa khawatir mengalami lonjakan gula darah:

1. Porsi yang Sesuai 

Meskipun kacang mete memiliki manfaat untuk kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dalam porsi yang sesuai agar tidak memberikan dampak negatif pada gula darah.

2. Pilih Kacang Mede Tanpa Tambahan Gula

Hindari varian kacang mede yang ditambahkan gula atau pemanis buatan untuk menghindari terjadinya lonjakan gula darah.

3. Kombinasikan dengan Makanan Sumber Serat dan Protein Lainnya

Memadukan kacang mede dengan makanan lain yang kaya serat dan protein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, mencegah makan berlebihan, dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Rekomendasi Arummi: Nikmati Susu Kacang Mede Rendah Gula untuk Menjaga Kadar Gula Darah

Arummi presents a creative idea: cashew milk with low sugar and high fiber content. This beverage can delight your taste buds without concerns about blood sugar spikes. Grab this product at your nearby supermarket!

Author

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Terbaru

Informasi Kesehatan & Nutrisi

Didukung Oleh

Saatnya menggali keajaiban lain yang tersembunyi dalam kacang mede! Jauh dari sekadar lezat, ternyata kacang mede juga punya peran istimewa dalam menjaga kesehatan gula darah. Ayo telusuri lebih dalam bagaimana kacang mede bisa menjadi penyelamat gula darah kita!

Kandungan Gizi Kacang Mede

Berdasarkan database Food Data Central dari US Department of Agriculture dan dan temuan penelitian yang mencakup 11 sampel cashew dari 6 negara, dapat diidentifikasi nilai gizi dalam 100 gram kacang mede mentah sebagai berikut:

  1. Energi: 565 kkal
  2. Protein: 17,4 gram
  3. Lemak: 38,9 gram
  4. Karbohidrat: 36,3 gram
  5. Serat: 4,1 gram
  6. Kalsium: 42 mg
  7. Zat besi: 5,9 mg
  8. Magnesium: 251 mg
  9. Fosfor: 532 mg
  10. Kalium: 638 mg
  11. Natrium: 5 mg
  12. Zinc: 5,07 mg
  13. Tembaga: 2,22 mg
  14. Mangan: 1,95 mg
  15. Selenium: 20,7 mcg
  16. Vitamin B1: 0,47 mg
  17. Vitamin B2: 0,02 mg
  18. Vitamin B3: 1,31 mg
  19. Vitamin B5: 0,77 mg
  20. Vitamin B6: 0,39 mg
  21. Vitamin B8: 33,6 mcg
  22. Vitamin B9: 39,1 mcg
  23. Vitamin B12: 0,06 mcg
  24. Vitamin C: 0,12 mg
  25. Vitamin E: 5,8 mg

Manfaat Kacang Mede untuk Gula Darah

Tingginya kadar gula darah dapat menjadi petunjuk adanya resistensi insulin dan juga merupakan faktor risiko utama dalam munculnya diabetes tipe 2. Oleh karena itu, pengelolaan tingkat gula darah menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan resistensi insulin serta diabetes.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang mede setiap hari dapat memberikan dampak positif dengan menurunkan kadar insulin pada penderita diabetes tipe 2. Namun, untuk memvalidasi temuan ini, diperlukan penelitian lebih lanjut yang melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan durasi penelitian yang lebih lama.

Berikut ini beberapa alasan Kacang mede dapat berkontribusi positif dalam menjaga keseimbangan kadar gula darah:

1. Indeks Glikemik dan Beban Glikemik yang Rendah 

Indeks Glikemik (IG) dan Beban Glikemik (BG) adalah dua konsep yang berkaitan dan digunakan untuk menilai pengaruh makanan terhadap kadar gula darah.

Indeks glikemik mengukur seberapa cepat makanan dapat meningkatkan gula darah setelah dimakan. Makanan dengan indeks glikemik rendah biasanya memiliki nilai di bawah 50. Kacang mede memiliki indeks glikemik sebesar 25.Makanan dikategorikan memiliki beban glikemik rendah jika skornya di bawah 10.

Kacang mede memiliki beban glikemik sebesar 3,1 dan indeks glikemik sebesar 25, sehingga indikasinya adalah kenaikan gula darah yang lebih rendah setelah konsumsinya.

2. Kandungan Serat yang Tinggi

Serat adalah bagian makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh. Berbeda dengan karbohidrat lain, serat tidak menyebabkan lonjakan gula darah. Selain itu, konsumsi serat juga dapat menyebabkan tubuh lebih responsif terhadap insulin, yang membantu mengontrol gula darah agar tetap stabil.

3. Kandungan Mineral yang Penting untuk Kesehatan Tubuh 

Meskipun diperlukan dalam jumlah sedikit, mineral memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan tubuh. Beberapa mineral pada kacang mede memiliki hubungan dengan gula darah yang perlu diperhatikan:

a. Kalsium 

Keseimbangan kalsium sangat vital untuk resistensi insulin dan sekresi insulin. Keseimbangan yang terganggu, terutama pada individu dengan diabetes, dapat memengaruhi regulasi sel dan memperburuk masalah komplikasi pada pembuluh darah.

b. Zinc 

Zinc memainkan peran penting dalam mengatur berbagai proses, termasuk menjaga keseimbangan gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar zinc yang rendah dapat meningkatkan risiko diabetes atau komplikasinya, namun hasil penelitian yang berbeda membuat diperlukannya penelitian lebih lanjut.

c. Selenium 

Selenium melindungi sel tubuh dengan fungsi antioksidan. Penelitian menunjukkan bahwa tambahan selenium dapat membantu mencegah penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2. Namun, temuan penelitian yang berbeda membuat perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungannya.

Walau terdapat perbedaan dalam hasil penelitian mengenai mineral-mineral tersebut, kacang mede tetap merupakan pilihan makanan yang baik untuk dikonsumsi. Penting untuk tetap menjaga keseimbangan asupan zat gizi tersebut dalam tubuh dengan menghindari konsumsi berlebihan.

Tips Konsumsi Kacang Mede yang Aman untuk Gula Darah

Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar dapat menikmati kacang mede tanpa khawatir mengalami lonjakan gula darah:

1. Porsi yang Sesuai 

Meskipun kacang mete memiliki manfaat untuk kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dalam porsi yang sesuai agar tidak memberikan dampak negatif pada gula darah.

2. Pilih Kacang Mede Tanpa Tambahan Gula

Hindari varian kacang mede yang ditambahkan gula atau pemanis buatan untuk menghindari terjadinya lonjakan gula darah.

3. Kombinasikan dengan Makanan Sumber Serat dan Protein Lainnya

Memadukan kacang mede dengan makanan lain yang kaya serat dan protein dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, mencegah makan berlebihan, dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Rekomendasi Arummi: Nikmati Susu Kacang Mede Rendah Gula untuk Menjaga Kadar Gula Darah

Arummi presents a creative idea: cashew milk with low sugar and high fiber content. This beverage can delight your taste buds without concerns about blood sugar spikes. Grab this product at your nearby supermarket!

Author

Hadirkan kebaikan Arummi lebih dekat ke rumahmu

Berawal sebagai merek yang hanya tersedia secara daring, Arummi telah tumbuh dengan stabil dan kini dengan bangga telah tersedia di 360+ supermarket pada area Jabodetabek, Bandung, dan Bali.